Activity
CARE melakukan pelatihan dengan fokus utama pada
- Mindset yang menegaskan kepada para remaja bahwa mereka adalah individu pemenang, individu yang kuat dan diberdayakan dengan kemampuan-kemampuan yang mereka miliki.
- Kemampuan berkomunikasi sehingga mereka mampu menyampaikan aspirasi dan ide-idenya kepada siapa saja dan kapan saja dengan rasa percaya diri
- Kemampuan dan keterampilan entrepreneuship sehingga mampu melihat opportunity yang ada di sekitar mereka dan merubah opportunity tersebut menjadi sesuatu yang profitable buat mereka.
Dengan mempelajari dan mendapatkan 3 hal di atas, tidak ada kekhawatiran lagi bahwa mereka akan menjadi orang-orang yang tidak berdaya. Belakangan ini tamatan SMA dan SMK banyak yang menganggur. Melalui program ini diharapkan pengangguran secara perlahan-lahan akan turun tanpa mereka harus mencari pekerjaan. Justru mereka yang menciptakan pekerjaan untuk diri mereka sendiri.
Coverage Area

Untuk tahap awal program CARE akan dilakukan di 6 kota besar di Indonesia. Tahap awal ini akan dilakukan sampai tahun 2012. 6 Kota besar tersebut adalah :
- Jakarta
- Medan
- Semarang
- Banjarmasin
- Denpasar
- Makassar
Sampai tahun 2012 ditargetkan total 10.000 remaja sudah mengikuti program CARE ini di 6 kota dan daerah-daerah sekitarnya.
Partners
Mitra CARE adalah siapa saja yang terpanggil untuk bisa mengorganisasikan program ini di daerahnya sehingga Tim CARE dapat datang untuk memberikan pelatihan.
Mitra utama CARE sejauh ini adalah beberapa Pondok Pesantren, Persatuan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), Gereja, Vihara, lembaga-lembaga pendidikan dan asosiasi-asosiasi. Di Jakarta bekerjasama dengan Pondok Pesantren Darunnajah dengan peserta dari 25 sekolah.
CARE merupakan program lintas suku, budaya dan agama dan terbuka dengan usulan penyelenggaraan program ini di luar wilayah yang sudah tercover. Untuk usulan penyelenggaraan, harap mengirimkan permintaan penyelenggaraan program CARE di wilayah Anda ke info@care-indonesia.org

Watch Us On YouTube
Program CARE difokuskan pada anak-anak berusia 16-17 tahun (kelas 2 dan 3 SMA) dengan tujuan utama memberikan persiapan yang lebih dan melengkapi kemampuan akademis yang diperoleh melalui kurikulum pendidikan formal. Event ini diselenggarakan oleh Yayasan Bina Karakter Tunas Muda.


